- Kontrak berjangka Dow dan S&P 500 mengalami penurunan.
- Perang di Iran menaikkan harga minyak.
- Wall Street menilai dampak global.
Pasar saham memulai pekan ini dengan kehati-hatian yang diperbarui. Dow, S&P 500, dan kontrak berjangka Nasdaq mencatat sedikit penurunan pada akhir hari Senin, mencerminkan kekhawatiran Wall Street tentang meningkatnya perang di Iran dan potensi dampak ekonominya.
Kontrak berjangka S&P 500 turun sekitar 0,2% hari ini, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 0,3%. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average juga turun hampir 0,2%, menunjukkan pergerakan defensif menjelang pembukaan perdagangan resmi.
Meskipun kontrak mengalami pelemahan, sesi sebelumnya menunjukkan pemulihan yang signifikan. S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi, begitu pula Nasdaq Composite. Dow berhasil mengurangi sebagian besar kerugian yang terlihat di awal sesi perdagangan, menand signaling bahwa investor memanfaatkan harga yang lebih rendah untuk membangun kembali posisi mereka.
Pencarian peluang terjadi bahkan di tengah meningkatnya risiko di Timur Tengah. Intensifikasi konfrontasi antara Washington dan Teheran menimbulkan kekhawatiran akan dampak pada rantai pasokan global dan tekanan inflasi tambahan.
Di antara sektor-sektor unggulan, perusahaan pertahanan dan energi memimpin kenaikan. Lockheed Martin dan Palantir mencatatkan peningkatan yang signifikan, sementara Nvidia naik sekitar 3%, membantu membatasi kerugian pada indeks utama.
Sebaliknya, pasar minyak bereaksi lebih intens. Kontrak minyak mentah melonjak di tengah kekhawatiran akan gangguan pasokan, terutama setelah laporan penutupan Selat Hormuz dan ancaman terhadap kapal yang melintasi wilayah tersebut. Kemungkinan pembatasan pasokan kembali memicu kekhawatiran tentang inflasi global.
Konflik memasuki hari ketiga setelah serangan gabungan antara Amerika Serikat dan Israel mengakibatkan kematian Ayatollah Ali Khamenei. Presiden AS saat ini, Donald Trump, mengindikasikan bahwa perang tersebut dapat berlangsung selama empat hingga lima minggu, tanpa mengesampingkan kemungkinan periode yang lebih lama dan dampak ekonomi yang berkepanjangan.
Selain ketegangan geopolitik, investor juga memantau dengan cermat musim laporan keuangan. Sektor ritel menarik perhatian, dengan Target dan Costco diperkirakan akan merilis hasil keuangan mereka awal pekan ini, faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar dalam sesi perdagangan mendatang.












