Franklin Templeton, salah satu penerbit dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin di AS, baru-baru ini menyatakan optimismenya tentang kemungkinan lebih banyak aset yang mendorong ETF mata uang kripto baru.
Setelah debut perdagangan yang sukses ETF Ethereum, pada tanggal 23 Juli, sorotan beralih ke beranda (SOL), yang mungkin akan menjadi yang berikutnya di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mendapatkan persetujuan.
Raksasa keuangan ini menyoroti pandangan optimisnya terhadap pertumbuhan dan perluasan industri cryptocurrency di masa depan. Dalam postingan yang dibagikan pada tanggal 23 Juli, Franklin Templeton menekankan perkembangan dan pertumbuhan berkelanjutan Solana.
“Selain Bitcoin dan Ethereum, ada perkembangan penting dan menarik lainnya yang kami yakini akan memajukan ruang kripto. Solana telah menunjukkan adopsi yang kuat dan terus berkembang, mengatasi kesulitan pertumbuhan teknologi dan menyoroti potensi arsitektur monolitik dengan throughput tinggi,” jelasnya.
Selain Bitcoin dan Ethereum, ada perkembangan menarik dan besar lainnya yang kami yakini akan mendorong kemajuan dunia kripto. Solana telah menunjukkan adopsi besar-besaran dan terus berkembang, mengatasi kesulitan pertumbuhan teknologi dan menyoroti potensi throughput yang tinggi,…
— Aset Digital Franklin Templeton (@FTI_DA) Juli 23, 2024
Dalam perkembangan terkini, Chicago Board Options Exchange (CBOE) telah mengajukan permohonan untuk mendaftarkan ETF Solana yang telah diusulkan oleh VanEck dan 21Shares. Perusahaan mengajukan dua permohonan Formulir 19b-4, satu untuk 21Shares Core Solana ETF dan satu lagi untuk VanEck Solana Trust. Pergerakan baru-baru ini menunjukkan potensi titik balik di pasar setelah upaya sebelumnya untuk memperkenalkan ETF berbasis Solana tidak berhasil. Mengingat pertumbuhan dan evolusi SOL pada tahun 2024, Cboe yakin akan hasil positif kali ini.
ETF Ethereum mengejutkan dengan volume lebih dari $1 miliar pada hari pertama
Temukan ETF Ethereum yang Diperdagangkan di Bursa di Amerika Serikat dibuat debut penting, menghasilkan volume perdagangan sekitar US$1,08 miliar pada hari pertama. Angka ini mewakili sekitar 23% dari volume yang dicapai ETF Bitcoin pada saat peluncurannya, menandai momen penting bagi Ethereum.
Puncaknya adalah Grayscale Ethereum Trust (ETHE) milik BlackRock dan iShares Ethereum Trust (ETHA). Pada tanggal 23 Juli, dana ini mencapai volume yang mengesankan masing-masing sebesar US$458 juta dan US$248,7 juta. Angka-angka ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan pasar, tetapi juga memperkuat posisi Ethereum sebagai aset penting dalam dunia mata uang kripto.














